3 Kesalahan Merawat Motor Bikin Tarikannya Lemah! Wajib Dihindari

Banyak pengendara motor mengeluhkan tarikan kendaraannya yang terasa berat dan kurang responsif. Padahal, seringkali masalah ini timbul akibat kesalahan sepele dalam Kesalahan Merawat Motor yang tanpa disadari terus dilakukan. Alih-alih membuat motor awet, beberapa kebiasaan justru dapat menurunkan performa mesin secara signifikan. Berikut adalah 3 kesalahan umum dalam Kesalahan Merawat Motor yang bisa membuat tarikannya lemah dan wajib Anda hindari.

Menurut laporan teknisi dari sebuah bengkel motor berpengalaman di kawasan Bekasi pada tanggal 1 Mei 2025, setidaknya 40% keluhan terkait penurunan performa motor disebabkan oleh praktik perawatan yang kurang tepat. Kesalahan-kesalahan ini seringkali dianggap normal, padahal dampaknya sangat merugikan.

Kesalahan pertama dalam merawat motor yang sering terjadi adalah mengabaikan penggantian oli secara berkala. Oli memiliki fungsi vital sebagai pelumas dan pendingin komponen mesin. Seiring waktu dan pemakaian, kualitas oli akan menurun, viskositasnya berkurang, dan kandungan aditifnya hilang. Membiarkan oli lama terus bekerja akan meningkatkan gesekan antar komponen, menyebabkan keausan, dan tentu saja membuat tarikan motor menjadi berat. Pabrikan motor umumnya merekomendasikan penggantian oli setiap 2.000 hingga 5.000 kilometer atau setiap 2-3 bulan sekali, tergantung jenis motor dan kualitas oli yang digunakan.

Kesalahan kedua yang tak kalah penting dalam merawat motor adalah tidak membersihkan atau mengganti filter udara secara rutin. Filter udara berfungsi menyaring kotoran dan debu agar tidak masuk ke ruang pembakaran. Jika filter udara kotor dan tersumbat, aliran udara yang masuk ke mesin akan terhambat. Akibatnya, pembakaran menjadi tidak sempurna, tenaga mesin menurun drastis, dan tarikan motor terasa lemah. Idealnya, filter udara diperiksa setiap servis rutin dan dibersihkan atau diganti setiap 10.000 hingga 15.000 kilometer, atau lebih sering jika sering berkendara di area berdebu.

Kesalahan ketiga dalam merawat motor yang sering diabaikan adalah tidak melakukan servis rutin dan pengecekan komponen penting lainnya. Servis rutin bukan hanya sekadar mengganti oli. Dalam servis berkala, mekanik akan memeriksa berbagai komponen penting seperti busi, rantai atau v-belt, karburator atau sistem injeksi, hingga kondisi kampas rem. Busi yang kotor atau aus, rantai yang kendor, atau sistem pembakaran yang tidak optimal dapat menyebabkan tarikan motor menjadi lemah dan tidak responsif. Jadwalkan servis rutin motor Anda sesuai dengan buku manual pemilik atau rekomendasi bengkel terpercaya untuk menjaga performa tetap optimal.

Menghindari ketiga kesalahan dalam Kesalahan Merawat Motor ini akan membantu menjaga performa mesin tetap prima dan tarikan motor tetap responsif. Ingatlah, perawatan yang benar adalah investasi jangka panjang untuk kenyamanan dan keamanan berkendara Anda. Jangan sampai kelalaian kecil membuat pengalaman berkendara menjadi tidak menyenangkan.