Pelaksanaan Audiensi dengan KONI menjadi momen krusial untuk membahas ketersediaan sarana dan prasarana penunjang bagi para atlet motor sport. Pihak pengurus otomotif memaparkan bahwa Papua memiliki potensi sumber daya manusia yang sangat kompetitif di bidang balap motor maupun mobil, namun masih memerlukan pendampingan sistematis agar dapat berprestasi secara konsisten. Dalam diskusi tersebut, dibahas mengenai alokasi anggaran pembinaan, standarisasi fasilitas latihan di berbagai kabupaten, hingga program beasiswa bagi atlet muda berprestasi yang ingin meniti karier profesional di dunia otomotif nasional.
Agenda utama yang menjadi bahasan paling mendalam adalah mengenai Persiapan Kejuaraan Nasional yang dijadwalkan akan berlangsung pada tahun mendatang. Sebagai calon tuan rumah untuk beberapa seri lomba, wilayah Papua harus melakukan persiapan yang sangat matang, mulai dari infrastruktur sirkuit hingga manajemen penyelenggaraan event. Pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia memberikan arahan agar setiap kegiatan yang dilakukan memiliki dampak keberlanjutan bagi ekonomi daerah. Koordinasi ini memastikan bahwa aspek keamanan, perizinan, dan teknis lomba akan mengikuti standar internasional yang telah ditetapkan oleh induk organisasi otomotif pusat.
Menatap tahun 2026, tantangan yang dihadapi tentu tidak mudah, terutama terkait logistik dan pengiriman kendaraan dari luar daerah. Namun, dengan sinergi yang kuat antara organisasi hobi dan institusi olahraga, kendala-kendala tersebut mulai dicarikan solusi kreatifnya. Di wilayah Papua, semangat persatuan melalui olahraga otomotif diharapkan dapat menjadi alat pemersatu bangsa yang efektif. Kejuaraan nasional bukan hanya sekadar ajang adu kecepatan, tetapi juga merupakan panggung bagi Papua untuk menunjukkan kemampuannya dalam menyelenggarakan acara berskala besar dengan profesionalisme yang tinggi di mata publik Indonesia.
Selain aspek kompetisi, audiensi ini juga menyentuh aspek pemberdayaan mekanik dan kru tim lokal. Melalui program pelatihan yang terintegrasi dengan jadwal kompetisi, diharapkan anak-anak muda Papua tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi pemain kunci di balik layar kesuksesan seorang pembalap. Pihak Audiensi dengan KONI berkomitmen untuk menghadirkan pelatih-pelatih ahli guna memberikan coaching clinic di Bumi Cendrawasih. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dari pemerintah, impian untuk melihat putra daerah berdiri di podium tertinggi kejuaraan nasional bukan lagi sekadar angan-angan, melainkan sebuah target nyata yang sedang dikerjakan secara kolektif.