Shockbreaker Motor Keras? Ini Cara Mengatasinya Agar Empuk Lagi

Pengalaman berkendara yang tidak nyaman seringkali disebabkan oleh shockbreaker motor yang keras. Kondisi ini membuat setiap guncangan di jalanan terasa langsung ke tubuh, mengurangi kenyamanan dan bahkan bisa membahayakan. Jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat shockbreaker motor Anda empuk kembali.

Salah satu penyebab shockbreaker keras adalah setelan preload yang terlalu tinggi. Preload adalah tekanan awal pada per shockbreaker. Jika terlalu kencang, per akan menjadi lebih kaku. Anda bisa mencoba mengendurkan setelan preload sedikit demi sedikit menggunakan kunci khusus atau alat yang sesuai.

Penyebab lain bisa jadi karena oli shockbreaker yang sudah lama atau kotor. Oli berfungsi sebagai pelumas dan peredam guncangan. Jika kualitas oli menurun atau terdapat kotoran, kinerja peredaman akan terganggu. Solusinya adalah mengganti oli shockbreaker dengan yang baru dan sesuai spesifikasi.

Kondisi seal shockbreaker yang bocor juga bisa menjadi biang keladi. Seal yang rusak menyebabkan oli shockbreaker keluar, mengurangi volume oli dan membuat kinerja peredaman menurun drastis. Jika ini terjadi, Anda perlu mengganti seal shockbreaker yang bocor dengan yang baru.

Selain itu, per shockbreaker yang sudah terlalu tua atau aus juga bisa kehilangan elastisitasnya. Seiring waktu, per akan melemah dan tidak mampu meredam guncangan dengan baik. Dalam kasus ini, opsi terbaik adalah mengganti per shockbreaker lama dengan per baru yang sesuai dengan bobot dan gaya berkendara Anda.

Beberapa shockbreaker aftermarket memiliki setelan rebound dan kompresi. Jika setelan ini terlalu keras, shockbreaker akan terasa kaku. Anda bisa mencoba menyesuaikan setelan rebound (kecepatan per kembali ke posisi semula) dan kompresi (kecepatan per saat menerima tekanan) hingga terasa lebih empuk.

Jangan lupakan juga pentingnya pemeriksaan kondisi ban. Tekanan angin ban yang terlalu tinggi atau ban yang sudah aus bisa memberikan sensasi shockbreaker yang keras. Pastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan dan ganti ban jika sudah tidak layak pakai.

Jika Anda kurang yakin atau tidak memiliki alat yang memadai, sebaiknya bawa motor Anda ke bengkel resmi atau bengkel spesialis shockbreaker. Mekanik profesional akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan solusi terbaik agar shockbreaker motor Anda empuk kembali dan nyaman digunakan.