Raksasa teknologi Xiaomi semakin menunjukkan ambisinya dalam industri otomotif melalui pendirian pabrik mobil listrik kedua di Republik Rakyat China. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya Xiaomi untuk memperluas kapasitas produksi kendaraan listriknya dan memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat setelah kesuksesan peluncuran mobil listrik perdananya. Pendirian pabrik kedua ini menandai fase penting dalam diversifikasi bisnis Xiaomi, yang kini tidak hanya fokus pada perangkat elektronik konsumen, tetapi juga menjadi pemain yang diperhitungkan dalam sektor kendaraan listrik.
Informasi mengenai pabrik mobil listrik kedua Xiaomi ini diumumkan secara resmi oleh perusahaan melalui siaran pers pada hari Minggu, 18 Mei 2025. Dalam pengumuman tersebut, disebutkan bahwa fasilitas produksi terbaru ini akan berlokasi di sebuah kawasan industri berteknologi tinggi di kota Chengdu, Provinsi Sichuan. Pemilihan Chengdu sebagai lokasi pendirian pabrik didasarkan pada infrastruktur yang mendukung dan kebijakan pemerintah daerah yang pro terhadap pengembangan industri kendaraan listrik.
Pendirian pabrik mobil listrik kedua ini merupakan respons langsung terhadap tingginya minat konsumen terhadap mobil listrik pertama Xiaomi, SU7. Lonjakan permintaan yang signifikan telah mendorong perusahaan untuk segera meningkatkan kapasitas produksinya. Dengan adanya fasilitas pendirian pabrik baru ini, Xiaomi menargetkan peningkatan volume produksi hingga mencapai ratusan ribu unit per tahun dalam beberapa tahun mendatang. Pabrik ini juga akan dilengkapi dengan lini perakitan modern dan sistem kontrol kualitas yang ketat untuk memastikan setiap kendaraan listrik yang dihasilkan memenuhi standar kualitas global.
Seorang analis industri otomotif dari lembaga konsultan AutoVision China, Dr. Wang Fang, dalam sebuah wawancara yang disiarkan oleh stasiun radio bisnis pada hari Senin, 19 Mei 2025, menyatakan bahwa pendirian pabrik mobil listrik kedua oleh Xiaomi ini adalah langkah yang visioner. Dr. Wang Fang juga menambahkan bahwa kemampuan Xiaomi dalam mengintegrasikan teknologi pintar ke dalam kendaraan listrik akan menjadi keunggulan kompetitif yang signifikan di pasar yang semakin ramai.
Dengan pendirian pabrik mobil listrik kedua di Chengdu, Xiaomi kini memiliki dua basis produksi kendaraan listrik yang strategis di China. Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Xiaomi di pasar domestik yang sangat besar, tetapi juga membuka peluang untuk ekspansi ke pasar internasional di masa depan. Komitmen Xiaomi dalam mengembangkan sayap otomotif melalui produksi kendaraan listrik menunjukkan tekad perusahaan untuk menjadi pemain utama dalam era mobilitas listrik global.